Polri  

Hari Bhayangkara ke 79, Biddokkes RS Bhayangkara Polda Jatim Gelar Bhakti Kesehatan untuk Masyarakat

lidikmedia
16 Kabid Dokkes 1024x615

Jatim | Lidikmedia.com – Hari Bhayangkara ke 79 ( 1 Juli 2025) adalah Polri Untuk Masyarakat. Kegiatan yang digelar oleh Biddokkes RS Bhayangkara Polda Jatim cukup sukses.

“Jadi sangat relevan sekali kita dari kesehatan Biddokkes dan RS Bhayangkara jajaran se-Jawa Timur melakukan pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat untuk mendekatkan Polri kepada masyarakat,” ujar Kabid Dokkes RS Bhayangkara Polda Jatim Kombes DR dr Muhammad Khusnan Marzuki MM usai mendampingi Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto melakukan peninjauan di setiap ruang poli yang digelar di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Senin (16/6/2025).

“Ribuan masyarakat Jawa Timur yang antusias berobat gratis, diantaranya yang sudah dilakukan adalah pengobatan kepada Ojol sampai detik ini sudah mencapai 8.121 orang. Dari target semula cuma 7.000 orang. Tapi kami berusaha semua orang yang membutuhkan pengobatan kami layani secara maksimal,” lanjutnya.

Pengobatan lainnya,  totalnya sampai saat ini (16 Juni 2025) mencapai 16.424 orang ini sudah terlayani dengan maksimal. “ Sehingga saat ini kita bisa mengurangi beban dari masyarakat,” tandasnya.

Harapannya, masyarakat dapat terjaga kesehatannya termasuk mendukung program pemerintah, salah satunya bidang kesehatan.
Saat ini, yang kami sediakan pemeriksaan, banyak hal. Mulai dari pemeriksaan penyakit spesialis, penyakit dalam, penyakit paru, screening penyakit paru dan lain sebagainya.

Selain itu, juga juga ada khitanan massal, donor darah, vaksinasi, dan lain lain. “Dan agak berbeda sedikit, yakni  pembersihan Tattoo (Tatto Removal),” tegasnya.

Harapannya, masyarakat yang ingin membersihkan tatto tentunya tidak mengalami sakit, bersih, dan tidak menimbulkan bekas keloid yang besar, atau infeksi. “Jadi kita menolong masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Sementara sasaran pengobatan gratis untuk masyarakat hari ini, Senin (16/6/2025) mencapai 1.100 orang. Bahkan bisa mencapai  1.300 orang.

Lanjut, jumlah khitanan massal ada 99 anak ini tentunya sudah dilakukan tindakan sampai saat ini. Kalau jumlah peserta penghapus Tatto capai 15 orang.

“Semua kesehatan kami layani. Kami libatkan semua RS se-Jawa Timur. Kami punya 9 RS Bhayangkara tersebar di Jawa Timur. Dan rencananya tahun  2025 akan bertambah RS Bhayangkara di Jombang, akhir tahun ini atau tahun depan,” pungkasnya. (Af)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *