GRESIK | Lidik Media – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan keluarga besar Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Distrik Gresik. Kali ini, GMBI menyalurkan bantuan air bersih ke Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Al-Mustofa di Desa Sidoharjo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Senin (26/10/2026).
Bantuan tersebut diberikan menyusul kesulitan air bersih yang dialami pondok pesantren akibat kemarau panjang. Selama beberapa bulan terakhir, sumur di lingkungan pondok dilaporkan mengalami kekeringan dengan debit air yang semakin menipis.
Kondisi tersebut berdampak pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari para santri, mulai dari berwudu, mandi, mencuci, hingga memenuhi kebutuhan dapur pondok. Di tengah keterbatasan pasokan air, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban pengasuh dan para santri.
Menindaklanjuti informasi dari warga dan pengasuh pondok, GMBI Distrik Gresik segera menerjunkan armada truk tangki berisi air bersih ke lokasi.
Penyaluran bantuan dipimpin langsung Ketua GMBI Distrik Gresik, Muhammad Hudin, S.Pd., bersama jajaran Ketua KSM Kedamean dan anggota GMBI.
Hudin mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar berupa air bersih.
“Begitu kami mendapat informasi bahwa Pondok Tanbihul Ghofilin Al-Mustofa di Sidoharjo, Kedamean, mengalami kesulitan air bersih, kami langsung bergerak. Kami tidak ingin adik-adik santri kesulitan untuk berwudu, mengaji, maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Hudin.
Ia menegaskan, GMBI berupaya hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan, tidak hanya dalam persoalan sosial dan keadilan, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan.
“Sesuai instruksi Ketua Umum kami, di mana pun rakyat mengalami kesulitan, di situ GMBI hadir. Hari ini kami menyalurkan satu truk tangki air bersih. Insyaallah, bantuan akan kami upayakan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan sampai kondisi sumur pondok kembali normal,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan semangat gerakan sosial yang diusung organisasinya, yakni GMBI Peduli, GMBI Berbagi, GMBI Bersama Rakyat Mengawal Keadilan.
Pengasuh Ponpes Sampaikan Terima Kasih
Kedatangan armada truk tangki GMBI disambut dengan rasa syukur oleh pengasuh Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Al-Mustofa. Bantuan air bersih tersebut dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan para santri di tengah kondisi sumur yang mengering.
Pengasuh pondok menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar GMBI Distrik Gresik atas kepedulian yang diberikan.
“Alhamdulillah, terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar LSM GMBI Distrik Gresik. Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi kami dan para santri. Di saat kemarau seperti ini, air merupakan kebutuhan utama. Semoga Allah SWT membalas kebaikan GMBI dengan rezeki yang berlipat, diberikan kesehatan, kekompakan, dan kejayaan. Semoga GMBI selalu di hati rakyat,” ungkapnya.
Sementara itu, para santri tampak antusias membantu proses penyaluran air dari truk tangki menuju tandon penampungan di lingkungan pondok. Bantuan tersebut menjadi solusi sementara untuk memenuhi kebutuhan air bersih selama pasokan dari sumur belum kembali normal.
GMBI Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian Sosial
Aksi kemanusiaan ini menjadi wujud kepedulian GMBI Distrik Gresik terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Selain menjalankan fungsi kontrol sosial dan mengawal kepentingan masyarakat, organisasi tersebut juga berupaya berkontribusi melalui kegiatan nyata yang menyentuh kebutuhan warga.
GMBI Distrik Gresik turut mengajak berbagai elemen masyarakat, kalangan pengusaha, serta para dermawan di Kabupaten Gresik untuk bersama-sama membantu pondok pesantren maupun warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.
Kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi dampak kemarau panjang.
Bagi lingkungan pesantren, ketersediaan air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, melainkan juga penunjang penting bagi kebersihan, kesehatan, dan kelancaran aktivitas ibadah para santri.
(Isa)












