GRESIK | Lidik Media – Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan keluarga besar Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Distrik Gresik melalui program rutin Jum’at Berkah. Kali ini, kegiatan diwujudkan dengan memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa.
Kegiatan tersebut digelar di halaman Kantor GMBI Distrik Gresik, Dusun Purworejo, Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, pada Jumat (23/10/2026). Acara diikuti puluhan anak yatim dari wilayah Kabupaten Gresik serta jajaran pengurus Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) se-Kabupaten Gresik.
Ketua LSM GMBI Distrik Gresik, Muhammad Hudin, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan Jum’at Berkah merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus wujud nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, pada Jumat yang penuh berkah ini, keluarga besar LSM GMBI Distrik Gresik kembali berbagi kebahagiaan dengan adik-adik kita, anak-anak yatim. Bagi kami, ini bukan soal besar atau kecilnya nilai santunan, melainkan tentang kehadiran dan kepedulian GMBI terhadap sesama,” ujar Hudin.
Ia menegaskan, kegiatan sosial tersebut sejalan dengan semangat perjuangan organisasi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil. Menurutnya, kepedulian terhadap rakyat tidak hanya diwujudkan melalui pengawalan persoalan hukum maupun kegiatan sosial kemasyarakatan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Sesuai dengan marwah kami, GMBI Distrik Gresik bersama rakyat mengawal keadilan. Mengawal keadilan tidak hanya dilakukan di pengadilan atau melalui aksi di jalan, tetapi juga dengan memperjuangkan keadilan sosial. Kami ingin memastikan anak-anak yatim di sekitar kita merasa diperhatikan, disayangi, dan tidak merasa sendirian,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan Jum’at Berkah diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan berupa uang tunai kepada anak-anak yatim. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak mewarnai kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, keluarga besar GMBI Distrik Gresik berharap santunan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan penerima sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim.
Salah satu pengurus GMBI menjelaskan bahwa dana santunan tersebut berasal dari iuran sukarela anggota KSM se-Kabupaten Gresik. Pengumpulan dana dilakukan sebagai bentuk solidaritas, kebersamaan, dan semangat gotong royong antaranggota.
“Dana ini murni berasal dari keikhlasan anggota. Kami menyisihkan sebagian rezeki setiap minggu untuk berbagi. Kami percaya bahwa kepedulian dan berbagi kepada sesama merupakan bagian penting dari nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran agama yang harus terus dijaga,” ungkapnya.
Ia berharap semangat berbagi tersebut dapat terus tumbuh di lingkungan organisasi dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berkontribusi membantu masyarakat yang membutuhkan.
Di penghujung acara, keluarga besar GMBI Distrik Gresik menyampaikan harapan agar program Jum’at Berkah dapat terus berjalan secara konsisten dan menjangkau lebih banyak anak yatim serta kaum dhuafa, termasuk masyarakat di pelosok Kabupaten Gresik.
Hudin juga mengajak seluruh anggota untuk menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas, dan terus menjalankan kegiatan sosial sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
“Doakan kami agar tetap solid, kompak, dan istiqamah dalam menjalankan perjuangan untuk membela rakyat kecil. Semoga kegiatan Jum’at Berkah ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya,” pungkas Hudin.
Melalui kegiatan tersebut, GMBI Distrik Gresik berharap nilai kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga semangat membantu sesama tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. (Isa)












