SDN Karanggeneng Torehkan Prestasi Cemerlang di Kejurprov Jatim III, Wujud Pembinaan Atlet Muda yang Konsisten

lidikmedia
Img 202510301 073051741

 

Gresik | Lidikmedia.com – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karanggeneng kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Karate Piala Bergilir Pemprov Jawa Timur III yang digelar di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik pada 24–26 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur, dan menjadi salah satu tolok ukur penting pembinaan atlet karate di tingkat daerah.

Kejurprov Jatim III mempertemukan ratusan karateka dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Kompetisi ini membuka partisipasi dari berbagai jenjang, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), SMP, SMA, Mahasiswa, hingga kategori Umum. Keragaman peserta tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah provinsi dan federasi karate dalam menjaring bibit unggul serta memperkuat regenerasi atlet di berbagai level usia.

Di tengah ketatnya persaingan, SDN Karanggeneng melalui Dojo Rasael tampil mencolok dengan prestasi luar biasa. Sekolah ini mengirimkan lima siswa terbaiknya dan sukses membawa pulang enam medali, terdiri atas lima emas dan satu perak—sebuah hasil yang menunjukkan efektivitas pembinaan di tingkat dasar.

Salah satu atlet muda mereka, Eileen, tampil menonjol dengan meraih satu medali emas dan satu medali perak di kategori Kata dan Kumite kelas +25kg. Sementara itu, empat rekan lainnya—Yasmin, Valen, Youra, dan Otto—juga tampil gemilang dengan masing-masing meraih medali emas di kategori Kata SD Kelas 1–3 dan Kata SD Kelas 4–6. Capaian ini menegaskan dominasi SDN Karanggeneng dalam kompetisi karate usia dini tingkat provinsi.

Guru pendamping Wiwik Rahayu, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas perjuangan para siswanya. Ia menilai hasil tersebut merupakan buah dari kedisiplinan dan semangat juang anak-anak dalam mengikuti latihan rutin.

“Kami sangat bersyukur dan bangga atas perjuangan mereka. Anak-anak telah menunjukkan kerja keras, semangat, dan mental juara di arena pertandingan,” ujar Wiwik seusai kompetisi.

Ia juga menekankan bahwa prestasi non-akademik seperti karate berperan penting dalam perkembangan karakter sekaligus membuka peluang akademis di masa depan.

“Olahraga bukan hanya soal medali. Putra sulung saya sendiri bisa masuk SMPN favorit di Lamongan lewat jalur prestasi karate. Ini bukti nyata bahwa keseriusan dalam olahraga bisa menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Prestasi kali ini semakin mempertegas rekam jejak SDN Karanggeneng yang konsisten menorehkan medali dalam tiga edisi terakhir Kejurprov Jatim (I, II, dan III). Keberhasilan tersebut tak lepas dari sistem pembinaan berkelanjutan di Dojo Rasael Karanggeneng, yang menanamkan kedisiplinan dan semangat kompetitif sejak usia dini.

Pencapaian luar biasa di ajang Kejurprov Jatim III ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Jawa Timur agar terus mendorong keseimbangan antara prestasi akademik dan non-akademik. Selain memperkaya pengalaman siswa, pembinaan semacam ini juga berkontribusi dalam memperkuat fondasi atletik provinsi di masa mendatang. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *