Gresik | Lidikmedia.com – Bertempat di pendopo Balai Desa Karangsemanding, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, telah dilaksanakan pelantikan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Antar Waktu dan Perangkat Desa Kepala Dusun (Kasun) Karangmalang, Desa Karangsemanding, pada Rabu (20/8/2025) malam.
Anggota BPD Antar Waktu yang dilantik adalah Achmad Ridwan dan Fathul Munif. Keduanya dikukuhkan langsung oleh Plt. Camat Balongpanggang, Nursalim. Sementara itu, jabatan Kasun Karangmalang resmi diemban oleh Samsul Arifin, yang dilantik dan dikukuhkan oleh Kepala Desa (Kades) Karangsemanding, H. Moh. Zaini.
Acara tersebut turut dihadiri Kades Karangsemanding beserta perangkat desa, Plt. Camat Balongpanggang, Kapolsek Balongpanggang AKP Wiwid, Danramil 0817/09 Balongpanggang Letda Inf Davis yang diwakili Pelda Heru, Kasi Pemerintahan Kecamatan Yudi Yulianto, PKK desa, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kades H. Moh. Zaini menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik. Ia berharap mereka mampu beradaptasi dengan cepat dan menghadirkan inovasi bagi kemajuan desa.
“Selamat bergabung di pemerintahan. Semoga dengan usia yang masih muda, kalian bisa bekerja secara optimal. Jangan sampai setelah dilantik malah tidur nyenyak,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Camat Nursalim dalam arahannya menekankan pentingnya peran BPD sebagai mitra kerja pemerintah desa. “Saudara adalah wakil masyarakat. Tugasnya menggali aspirasi, menampung, menuliskan, mengelola, lalu menyampaikannya di forum. Karena BPD adalah pengingat sekaligus mitra kades dalam menjalankan roda pemerintahan,” tegasnya.
Ia juga berpesan agar perangkat desa, khususnya kepala dusun, mampu berkolaborasi dengan masyarakat dan menjadi teladan. “Kasun adalah kepanjangan tangan dari kepala desa. Kasun harus membaur dengan semua tokoh masyarakat, bijak dalam mengambil keputusan, dan menjadi pelayan masyarakat, bukan justru minta dilayani,” jelasnya.
Nursalim menambahkan, keberadaan kepala dusun harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Jangan sampai ada atau tidak adanya kasun dianggap sama saja. Kehadiran kalian harus memberi dampak positif,” pungkasnya.
(Kus/Isa)












