Pemkab Gresik Dapat Restu Pusat untuk Revitalisasi 197 Sekolah Tahun 2026

lidikmedia
Img 20251210 Wa0159

 

 

Gresik | Lidikmedia.com – Bupati Gresik, H. Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen meningkatkan sarana pendidikan yang aman, layak, dan berkualitas bagi seluruh pelajar di wilayahnya.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemkab Gresik telah mengajukan program revitalisasi sekolah untuk anggaran tahun 2026. Sebanyak 197 titik telah resmi masuk dalam daftar usulan dan memperoleh persetujuan dari pemerintah pusat melalui platform resmi revit.kemendikdasmen.go.id.

Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik, menyampaikan bahwa kabar ini menjadi angin segar di tengah rencana efisiensi anggaran pemerintah pada tahun 2026.

“Di tengah isu efisiensi 2026, Alhamdulillah usulan Dispendik diterima pemerintah pusat. Tahun 2026 ada 197 titik revitalisasi sekolah mulai TK, SD, hingga SMP,” ujarnya.

Bupati Yani menambahkan bahwa proses revitalisasi nantinya akan dilakukan dengan sistem swakelola. Pemkab juga meminta pendampingan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memastikan transparansi pengelolaan anggaran, sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar anggaran pendidikan tidak disalahgunakan.

“Kami minta pendampingan ke aparat penegak hukum, karena Presiden sudah mewanti-wanti agar tidak ada anggaran pendidikan yang terindikasi korupsi. Ini tidak bisa ditawar. Semua harus bekerja profesional,” tegasnya. Pendampingan tersebut diharapkan mampu menciptakan tata kelola anggaran pendidikan yang lebih akuntabel.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kabupaten Gresik, H. S. Hariyanto, menjelaskan rincian lembaga pendidikan yang akan direvitalisasi. Dari total 197 titik, terdapat 79 TK, 99 SD, dan 16 SMP yang masuk dalam program tersebut.

“Semoga pelaksanaan revitalisasi ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap kualitas pendidikan di Gresik. Revitalisasi 197 titik ini menjadi langkah penting menuju pemerataan sarana belajar yang aman, layak, dan berkualitas bagi seluruh pelajar di Gresik,” ujar Hariyanto.

(Isa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *