Pemkab Bojonegoro Dukung UMKM Lewat Inovasi Olahan Sisa Pangan

lidikmedia
1000143371

 

BOJONEGORO | Lidikmedia.com – Semangat kepedulian terhadap pangan dan lingkungan bergema di Ruang Angling Dharma, Selasa (11/11/2025), melalui kegiatan Food Rescue Campaign bertajuk Gerakan Masyarakat Selamatkan Pangan (Gema Pangan) 2025. Acara yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro ini diawali dengan pemberian penghargaan kepada para pemenang Lomba Inovasi Olahan Sisa Pangan 2025.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, dalam sambutannya menegaskan pentingnya keseimbangan antara peningkatan produksi dan pengurangan pemborosan pangan. “Kita memang harus terus meningkatkan produksi, namun kesadaran untuk tidak membuang-buang makanan juga harus tumbuh. Rasa syukur atas rezeki bisa dimulai dari hal kecil, dari rumah kita sendiri,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, nilai-nilai keagamaan telah mengajarkan agar manusia tidak hidup berlebihan serta senantiasa menghargai nikmat yang diberikan Tuhan. “Dengan menghargai pangan, kita tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga menanamkan nilai moral dan ekonomi dalam keluarga,” tutur Bupati.

Lebih lanjut, konsep pemanfaatan limbah pangan yang diangkat melalui kampanye ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, melalui kerja sama dengan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro, berkomitmen memfasilitasi hasil inovasi masyarakat agar dapat diproduksi berkelanjutan dan dipasarkan melalui pelaku UMKM. “Dari sinilah kemandirian keluarga bisa tumbuh lewat UMKM berbasis pangan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, mengajak masyarakat untuk terus berinovasi dan tidak mudah menyerah. “Kesuksesan itu perlu perjuangan. Dalam Asta Cita, penguatan ketahanan pangan menjadi prioritas penting, sebab sebagian besar penduduk Bojonegoro berprofesi sebagai petani,” terangnya. Ia juga berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih bijak mengelola sisa pangan agar tidak menambah beban lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati turut meninjau sekaligus mencicipi hasil karya peserta lomba. Keduanya memberikan apresiasi atas kreativitas warga Bojonegoro dalam mengolah sisa makanan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

Kepala DKPP Bojonegoro, Zaenal Fanani, menjelaskan bahwa Gema Pangan 2025 merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong pengelolaan pangan yang bijak, sehat, dan berkelanjutan. “Bijak kelola pangan berarti menyelamatkan masa depan. Mengurangi limbah makanan adalah kontribusi nyata untuk menjaga bumi sekaligus memperkuat kemandirian pangan,” ungkapnya.

Melalui program ini, Pemkab Bojonegoro berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penyelamatan pangan semakin meningkat. Inovasi pengolahan sisa makanan diharapkan tidak hanya menjadi solusi bagi permasalahan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan.

Dari 114 peserta dengan 93 karya inovatif, terpilih 10 finalis terbaik yang bersaing di babak akhir. Berikut daftar pemenang Lomba Inovasi Olahan Sisa Pangan 2025:

Juara 1: Afina Yura – “BONIKA” Abon Dami Nangka

Juara 2: Sherly Rahayu R. – Bekatul Crepe Roll Cake

Juara 3: Sri Hidayati – Krupuk Cangkang Telur Ayam Tulang Ikan Bandeng

Harapan 1: Lenny Yudha F. – EcoBloom Gummies

Harapan 2: Yeni Ayu W. – Selat Galantin Ayam Kulit Pisang & Olahan Kulit Buah Naga

Harapan 3: Herlina Ari S. – NAGABONAR (Nagasari Kulit Pisang Bojonegoro Bernilai Rasa)

 

{Dan}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *