Gresik | Lidikmedia – Kegiatan berbagi kepada anak yatim dan piatu kembali dilakukan oleh LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Gresik pada Jumat malam (24/04/2026). Kegiatan rutin ini telah menjadi komitmen yang terus dijaga dan ditingkatkan oleh seluruh anggota.
Mengusung semangat “Tangan Kecil, Cinta Besar bagi Anak Yatim Piatu”, LSM GMBI Distrik Gresik secara konsisten mengajak seluruh anggotanya untuk menyisihkan sebagian rezeki guna membantu anak-anak yang membutuhkan.
Dari beberapa KSM-LSM GMBI yang berada di bawah komando Distrik Gresik juga turut aktif dalam kegiatan santunan tersebut. Mereka secara berkelanjutan berpartisipasi dalam upaya berbagi kepada anak yatim dan piatu di berbagai wilayah.
Tidak hanya itu, muncul gagasan dari seluruh jajaran untuk membentuk sebuah wadah khusus berupa rumah singgah bagi anak yatim piatu. Rencana ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam memberikan perhatian dan pembinaan yang lebih terarah.
Ketua Distrik LSM GMBI Gresik, Moh Hudin, menyampaikan bahwa usulan dari jajaran KSM di tingkat kecamatan tersebut merupakan langkah yang positif.
“Ke depan, kami akan mewujudkan rumah singgah bagi anak yatim piatu. Selain menyiapkan tempat, kami juga akan mengurus legalitasnya dalam bentuk yayasan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan yayasan rumah singgah nantinya diharapkan mampu meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim piatu. Selain sebagai tempat tinggal sementara, rumah singgah tersebut juga akan difungsikan sebagai pusat edukasi, baik dalam bidang ilmu umum maupun keagamaan.
“Anak yatim piatu tidak memiliki orang tua. Maka, kita sebagai bagian dari lembaga swadaya masyarakat harus hadir dan berperan sebagai orang tua bagi mereka,” tegas Moh Hudin.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perjuangan LSM GMBI Distrik Gresik tidak akan berhenti pada pembangunan rumah singgah semata.
“Peran kami harus lebih luas dan menyeluruh, agar kebutuhan anak yatim piatu dapat terpenuhi secara optimal,” pungkasnya. (Isa)












