Kepala Desa Pajeng Apresiasi Program Pasar Murah Pemprov Jatim

lidikmedia
Img 20260226 Wa0029

 

Bojonegoro | Lidikmedia – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur (Disperindag) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan dengan menggelar kegiatan Pasar Murah di Kantor Desa Pajeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam rangka pengendalian inflasi daerah serta menjaga daya beli masyarakat. Pasar murah tersebut mendapat sambutan antusias dari warga yang memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Danny Rohmanto, salah satu staf Disperindag Pemprov Jawa Timur, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program langsung dari Gubernur Jawa Timur untuk menekan laju inflasi melalui intervensi pasar. Pelaksanaan pasar murah dilakukan oleh Disperindag melalui UPT-UPT terkait, salah satunya UPT Perlindungan Konsumen.

“Program ini merupakan upaya pengendalian inflasi di Jawa Timur. Pelaksanaannya melalui Disperindag dan UPT yang membidangi, termasuk UPT Perlindungan Konsumen. Kegiatan pasar murah ini dilaksanakan selama satu hari,” jelasnya.

 

Img 20260226 Wa0030

 

Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran, seperti beras, gula, dan minyak goreng. Menariknya, masyarakat juga diberikan pilihan dua kategori produk, yakni kualitas reguler dan premium, sehingga bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

Kepala Desa Pajeng, Dedy Kristiawan, menyampaikan apresiasi dan dukungan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pasar murah sangat membantu masyarakat, terutama dalam menghadapi fluktuasi harga bahan pokok.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini karena harga yang ditawarkan lebih murah dari harga biasanya. Ini jelas sangat membantu warga, terutama untuk kebutuhan pokok seperti beras, gula, dan minyak,” ungkapnya.

Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan stabilitas harga di tingkat desa dapat terjaga serta daya beli masyarakat tetap kuat, sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. (Dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *