Depok | Lidikmedia.com — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo meresmikan secara serentak 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Peresmian simbolis dilakukan di SPPG milik Korps Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Kamis (17/7/2025).
Selain di Korbrimob, SPPG lainnya yang turut diresmikan berada di berbagai jajaran kepolisian daerah dan resor, di antaranya: Polda Aceh, Polresta Tangerang, Polres Rejang Lebong, Polda Jambi, Polres Bojonegoro, Polresta Banyuwangi, Polrestabes Surabaya, Polda Kalimantan Selatan, Polres Tanah Bumbu, Polda Kalimantan Tengah, Polda Kalimantan Timur, Polres Kutai Barat, Polresta Barelang, Polda Lampung, Polda Maluku Utara, Polda NTB, Polda NTT, Polda Papua, Polda Sulawesi Barat, Polres Kolaka, Polres Sijunjung 1 dan 2, Polda Sumatera Selatan, Polres OKI, Polres Ogan Ilir, Polres Tanjung Balai, dan Polres Tapanuli Selatan.
Dalam sambutannya, Kapolri menyatakan bahwa pembangunan SPPG merupakan bentuk dukungan konkret Polri terhadap program pemerintah pusat, yakni penyediaan makanan bergizi gratis (MBG) untuk generasi muda. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sejak usia dini.
“Alhamdulillah, hari ini kita telah meresmikan 28 SPPG, termasuk yang berada di tempat kita saat ini, yaitu SPPG Korbrimob Polri,” ujar Jenderal Sigit.
Menurut Kapolri, ke-28 SPPG tersebut akan melayani sebanyak 96.000 penerima manfaat. Selain itu, pendirian SPPG juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
“Keberadaan 28 SPPG ini bisa menjangkau 96.000 penerima manfaat, serta membuka lapangan pekerjaan bagi sekitar 1.300 orang,” tambahnya.
SPPG yang berada di Makobrimob sendiri akan melayani sekitar 4.000 penerima manfaat dari 14 sekolah, mulai dari jenjang TK, SD, hingga SMP.
Kapolri juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini, total terdapat 195 SPPG yang telah beroperasi, sedang dalam tahap rehabilitasi, maupun proses pembangunan. Seluruhnya diproyeksikan akan melayani ribuan penerima manfaat dan menciptakan 9.750 lapangan kerja baru.
“Saya selalu mengingatkan agar seluruh pengelola SPPG memperhatikan kontrol kualitas, terutama keamanan pangan (food security). Pastikan makanan yang didistribusikan dalam kondisi segar, higienis, dan benar-benar bermanfaat,” tegasnya.
Jenderal Sigit menambahkan, program makanan bergizi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dari dalam kandungan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. (Af)












