Lindungi Anak dari Kekerasan hingga TPPO, Polda Jatim Gaungkan Semangat Jogo Jawa Timur

lidikmedia
Image (12)

 

Surabaya | Lidik Media– Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Timur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat perlindungan terhadap anak dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, perundungan (bullying), tindak pidana perdagangan orang (TPPO), hingga ancaman kejahatan di ruang digital.

Ajakan tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026 yang mengusung tema “Semangat Jogo Jawa Timur, Lindungi Anak Menuju Indonesia Emas”, Selasa (28/7/2026).

Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Dr. Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., mengatakan anak merupakan aset sekaligus investasi terbesar bangsa yang harus dijaga bersama agar dapat tumbuh menjadi generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Anak adalah amanah sekaligus investasi terbesar bagi masa depan Indonesia. Mereka berhak memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, perdagangan orang, perundungan, diskriminasi, maupun kejahatan di ruang digital,” ujar Kombes Pol. Ganis.

Menurutnya, semangat ‘Jogo Jawa Timur’ tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana yang menyasar anak, tetapi juga dengan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

“Melalui semangat ‘Jogo Jawa Timur’, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga anak-anak kita. Menjaga bukan hanya ketika mereka menghadapi bahaya, tetapi juga dengan menciptakan lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat yang aman, ramah, serta mendukung tumbuh kembang mereka,” tuturnya.

Kombes Pol. Ganis menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak bukan semata menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum. Peran orang tua, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, media, dunia usaha, hingga pemerintah sangat penting dalam memastikan setiap anak memperoleh hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, serta berpartisipasi secara optimal.

“Semua pihak memiliki tanggung jawab yang sama dalam memastikan hak-hak anak terpenuhi dan mereka mendapatkan perlindungan yang layak,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Ditres PPA dan PPO Polda Jawa Timur akan terus mengedepankan penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan terhadap setiap tindak pidana yang melibatkan perempuan dan anak.

Selain itu, upaya preventif melalui edukasi kepada masyarakat serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan akan terus ditingkatkan guna mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak sejak dini.

Pada kesempatan itu, Kombes Pol. Ganis juga berpesan kepada anak-anak agar tidak takut melapor apabila menjadi korban maupun mengetahui adanya tindakan kekerasan.

“Teruslah belajar, berani bermimpi, berprestasi, dan jadilah pribadi yang berakhlak mulia. Jangan takut untuk berbicara apabila mengalami atau melihat kekerasan. Kalian tidak sendiri. Negara hadir untuk melindungi kalian. Berani bicara, selamatkan sesama,” pesannya.

Ia berharap peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian seluruh masyarakat terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Menurutnya, masa depan Jawa Timur dan Indonesia berada di tangan generasi muda yang hari ini dijaga, dilindungi, dan dipersiapkan menjadi generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

“Jogo Jawa Timur, Jogo Anak Indonesia. Anak Terlindungi, Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Kombes Pol. Ganis. (Heng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *