Gresik | Lidik Media – Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinas PMD) menggelar Lokakarya “Sinkronisasi Tata Kelola Pemerintahan Desa dalam Pengelolaan Dana Desa untuk Mendukung Program Prioritas Nasional, Daerah, dan Desa”. Kegiatan ini berlangsung di Kecamatan Balongpanggang. Selasa, (8/9/2026).
Lokakarya ini dihadiri oleh Kepala Dinas PMD ( Drs.Abu Hasan S.H.,M,M.) bersama jajaran Dinas PMD Kabupaten Gresik, Forkopimcam Balongpanggang, para kepala desa, perangkat desa, BPD ( Badan Permusyawaratan Desa ) dan pemangku kepentingan desa se-Kecamatan Balongpanggang.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas PMD Kabupaten Gresik yang hadir memimpin kegiatan Drs. Abu Hasan S.H.,M.M. menekankan pentingnya penyelarasan pengelolaan Dana Desa agar tepat sasaran dan selaras dengan program prioritas.
“Kami ingin memastikan tata kelola pemerintahan desa berjalan baik dan transparan. Dana Desa harus dikelola secara akuntabel dan diarahkan untuk mendukung program prioritas nasional, daerah, hingga kebutuhan riil di desa,” ujarnya.
Fokus utama lokakarya adalah membangun pemahaman bersama terkait regulasi terbaru, mekanisme perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan Dana Desa.
Dengan sinkronisasi ini, diharapkan tidak ada tumpang tindih program antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan desa.
Camat Balongpanggang yang turut hadir dalam kegiatan ini juga mengapresiasi inisiatif Dinas PMD. Ia menyebut lokakarya menjadi ruang penting bagi pemerintah desa untuk bertanya langsung dan menyamakan persepsi dalam implementasi kebijakan.
“Kami di kecamatan siap mengawal agar setiap program yang dijalankan desa benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Gresik menargetkan pengelolaan Dana Desa 2026 di wilayah Balongpanggang dapat lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil. Program yang didorong meliputi penguatan ekonomi desa, infrastruktur dasar, pelayanan kesehatan, pendidikan, serta ketahanan pangan sesuai arahan pemerintah pusat dan daerah.
Lokakarya ini menjadi salah satu langkah konkret Pemkab Gresik untuk memastikan Dana Desa tidak hanya tersalurkan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa. (Isa)












