Gresik, Lidikmedia.com – Ratusan warga memadati Dusun Pengampon, Desa Setro, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, pada Minggu (5/10/2025) untuk mengikuti acara Sedekah Bumi yang digelar secara meriah dan penuh kebersamaan.
Acara yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB ini berlangsung khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, sambutan-sambutan dari tokoh masyarakat dan perangkat desa, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah serta pembagian doorprize bagi warga.

Kepala Desa Setro, Achmad Saiful, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Sedekah Bumi merupakan momen penting untuk mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.
“Acara Sedekah Bumi ini bukan hanya tradisi, tetapi juga ajang memperkuat persaudaraan antarwarga dan meneruskan perjuangan serta nilai-nilai kebaikan yang telah diwariskan oleh para pendahulu,” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa terselenggaranya kegiatan ini tidak lepas dari dukungan penuh warga Dusun Pengampon yang bergotong royong membantu secara teknis dan moril demi suksesnya acara.
“Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat. Semoga kegiatan Sedekah Bumi ini membawa keberkahan bagi seluruh warga Dusun Pengampon,” ujar Achmad Saiful.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Camat Menganti, perangkat Desa Setro, para ketua RT/RW, tokoh agama, serta karang taruna. Semua pihak kompak menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang setiap tahun semakin meningkat dalam melestarikan tradisi ini.
“Pemerintah Desa Setro sangat bersyukur karena masyarakat masih menjaga nilai-nilai budaya dan terus mendoakan para leluhur. Semoga amal jariyah mereka senantiasa mengalir,” ucap Saiful.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemakmuran seluruh warga Dusun Pengampon, serta harapan agar tradisi Sedekah Bumi ini terus dilestarikan sebagai wujud penghormatan kepada para ulama dan leluhur, sekaligus penguatan nilai-nilai budaya Jawa di tengah masyarakat.
Sebagai penutup, pada malam harinya, masyarakat dihibur dengan penampilan Ludruk Karisma Baru asal Surabaya yang semakin menambah kemeriahan suasana.
(Kus/Isa)












