Siap Go Global, Ratusan Murid SMKN 1 Lamongan Lulus Uji Sertifikasi Kompetensi Industri

lidikmedia
Img 20260930 Wa0319

 

LAMONGAN | Lidik Media — Menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja terampil di era industri modern, SMKN 1 Lamongan resmi menuntaskan rangkaian Program Bantuan Pemerintah Sertifikasi Kompetensi bagi murid Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada Rabu (30/9/2026).

Program strategis dari Direktorat SMK, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini sukses memfasilitasi sebanyak 540 murid kelas 12 untuk mengantongi lisensi kompetensi profesional.

 

Img 20260930 Wa0318

 

Rangkaian asesmen yang telah berlangsung maraton sejak awal Agustus 2026 ini dirancang untuk memastikan setiap lulusan memiliki keahlian yang terstandarisasi serta diakui secara formal oleh Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Guna menjaga mutu dan objektivitas uji kompetensi, SMKN 1 Lamongan menggandeng 5 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P3 terakreditasi. Sebanyak 6 skema sertifikasi diujikan secara komprehensif, mencakup 10 program keahlian unggulan yang ada di SMKN 1 Lamongan.

 

Img 20260930 Wa0321

 

Melalui keterlibatan penguji independen dari LSP P3 dan lembaga teruji nasional/internasional, para murid tak hanya diuji secara teoritis, tetapi juga ditantang membuktikan performa praktik langsung sesuai standar baku industri.

Kepala SMKN 1 Lamongan, H. Syufa’at, S.Pd., M.MPd., menyampaikan bahwa pelaksanaan sertifikasi kompetensi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pengembangan karier sesuai bidang keahliannya.

Menurutnya, sertifikat kompetensi dapat menjadi salah satu bukti bahwa lulusan memiliki kemampuan yang telah melalui proses asesmen berdasarkan skema kompetensi yang diikuti.

“Melalui sertifikasi ini, kami berharap kompetensi yang dimiliki siswa semakin terukur dan dapat menjadi bekal ketika mereka memasuki dunia kerja maupun mengembangkan kompetensinya ke jenjang berikutnya,” ujar H. Syufa’at.

 

Img 20260930 Wa0320

 

Ia menambahkan, Program bantuan pemerintah ini hadir sebagai langkah konkret dalam meningkatkan aksesibilitas siswa SMK terhadap sertifikasi berstandar tinggi. Selain menyelaraskan (linking and matching) kompetensi lulusan dengan dinamika kebutuhan pasar kerja, kepemilikan sertifikat kompetensi ini diproyeksikan menjadi “tiket emas” yang memperkuat daya saing lulusan, baik di tingkat nasional maupun global.

Dengan tuntasnya pelaksanaan sertifikasi ini pada akhir September 2026, ratusan murid SMKN 1 Lamongan kini siap melangkah mantap melintasi gerbang dunia kerja, membawa keahlian teruji yang siap berkontribusi nyata bagi industri. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *