LAMONGAN | Lidik Media – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mendorong peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026. Salah satu lembaga pendidikan yang menerima bantuan tersebut adalah SD Muhammadiyah 1 Pucuk, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Berdasarkan papan informasi kegiatan yang terpasang di lokasi, sekolah tersebut memperoleh bantuan pemerintah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.
Program revitalisasi ini bertujuan mendukung peningkatan kualitas fasilitas pendidikan agar tercipta lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman, dan mendukung proses belajar mengajar bagi peserta didik.
Ketua Tim Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), Romaji, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan yang diberikan kepada SD Muhammadiyah 1 Pucuk.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan revitalisasi ini. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi sekolah, terutama dalam meningkatkan kenyamanan siswa saat mengikuti kegiatan belajar mengajar,” ujar Romaji.
Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap peningkatan sarana dan prasarana pendidikan merupakan langkah positif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih baik. Dengan fasilitas yang semakin memadai, diharapkan para siswa dapat belajar dengan lebih nyaman dan bersemangat.
Pelaksanaan program revitalisasi tersebut dipercayakan kepada Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SD Muhammadiyah 1 Pucuk.
Melalui program ini, pihak sekolah berharap peningkatan fasilitas pendidikan dapat memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi siswa saat ini, tetapi juga bagi generasi peserta didik berikutnya.
Bantuan revitalisasi tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan kualitas pendidikan di daerah, khususnya dalam menyediakan sarana belajar yang lebih layak demi menunjang proses pembelajaran yang optimal.












