Gresik | LidikMedia.com – Halaman SDN Bulurejo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, berubah menjadi pusat keceriaan dan edukasi gizi dalam kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), Selasa (9/6/2026).
Kegiatan ini diikuti ratusan siswa dari jenjang PAUD, TK, hingga SD. Hadir pula para kepala sekolah, guru TK dan SD, serta jajaran organisasi perangkat daerah dan instansi lintas sektor dari Kecamatan Benjeng maupun Kabupaten Gresik.
Acara diawali dengan pembacaan doa sebagai bentuk ikhtiar memohon kelancaran program pemerintah dalam mewujudkan generasi Gresik yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.
Suasana semakin semarak ketika para siswi menampilkan tarian tradisional di tengah lapangan sekolah. Penampilan tersebut tidak hanya menghibur para peserta, tetapi juga menjadi sarana menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah sejak usia dini.

Selain pertunjukan seni, anak-anak PAUD dan TK juga mengikuti lomba mewarnai gambar bertema ikan. Kegiatan ini menjadi media edukasi yang menyenangkan untuk mengenalkan manfaat ikan sebagai sumber protein berkualitas bagi pertumbuhan anak.
Dalam sambutannya, Camat Benjeng, Nurul Fuad, S.Sos., M.M., yang hadir mendampingi Ketua Gemarikan sekaligus Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) Kabupaten Gresik, Ny. Nurul Haromaini Ali Fandi Ahmad Yani, S.I.Kom., mengajak para siswa untuk membiasakan mengonsumsi ikan.
“Anak-anakku, kalau ingin pintar, kuat, dan cepat besar, rajinlah makan ikan. Ikan itu enak dan mengandung banyak gizi yang dapat membantu perkembangan otak. Mari kita jadikan ikan sebagai makanan favorit di rumah,” ujarnya yang disambut antusias para siswa.
Sementara itu, Ketua Gemarikan dan FORIKAN Kabupaten Gresik, Ny. Nurul Haromaini Ali Fandi Ahmad Yani, S.I.Kom., menjelaskan bahwa program Gemarikan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan, khususnya bagi anak-anak pada usia emas.
Menurutnya, edukasi sejak dini menjadi langkah strategis dalam mencegah stunting sekaligus mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak secara optimal.
“Konsumsi ikan secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan protein dan nutrisi penting bagi tumbuh kembang anak. Karena itu, edukasi harus dimulai sejak usia dini,” ungkapnya.
Kolaborasi Lintas Sektor Perangi Stunting
Kegiatan Gemarikan di Kecamatan Benjeng merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor.
Program ini dipimpin oleh Dinas Perikanan Kabupaten Gresik sebagai leading sector dan dilaksanakan bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP2S), FORIKAN, TP PKK, serta berbagai instansi terkait.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Perikanan, FORIKAN, dan TP PKK aktif melakukan sosialisasi hingga tingkat desa dan posyandu. Sementara itu, Dinas Kesehatan menyediakan data balita dan ibu hamil yang berisiko mengalami masalah gizi.
Dukungan juga datang dari Dinas Sosial serta Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) melalui program edukasi pola asuh keluarga.
Keberlanjutan program ini didukung pendanaan dari berbagai sumber, mulai APBD Kabupaten Gresik, APBD Provinsi Jawa Timur, hingga APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Selain itu, Dana Desa turut dimanfaatkan untuk program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis ikan lokal. Dukungan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) juga menjadi penguat pelaksanaan program di lapangan.
Melalui perpaduan edukasi gizi, kegiatan seni budaya, kreativitas anak, serta dukungan lintas sektor yang kuat, Pemerintah Kabupaten Gresik optimistis mampu menekan angka stunting secara signifikan dan mewujudkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
(Bd/Isa)












