Surabaya | LidikMedia.com – Polrestabes Surabaya berencana mengembalikan sekitar 800 unit sepeda motor hasil pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kepada pemiliknya melalui kegiatan bertajuk Bazar Ranmor.
Kegiatan tersebut akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama dijadwalkan pada 21–23 Januari, sedangkan tahap kedua pada 26–30 Januari 2026. Seluruh proses pengembalian kendaraan akan berlangsung di Polrestabes Surabaya.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie menyampaikan bahwa pengembalian kendaraan dilakukan tanpa dipungut biaya. Masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan cukup datang dengan membawa dokumen kepemilikan resmi sebagai bukti.
“Konsepnya bazar. Kendaraan akan kami kembalikan langsung kepada pemiliknya, dengan syarat menunjukkan kelengkapan dokumen,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, ratusan kendaraan tersebut akan ditata dalam beberapa blok berdasarkan jenis dan hasil identifikasi kepemilikan. Pengelompokan ini bertujuan mempermudah masyarakat dalam mencari kendaraannya.
Ia juga mengungkapkan, sebagian besar sepeda motor hasil curanmor yang diamankan sudah tidak lagi menggunakan nomor polisi asli karena telah diganti oleh pelaku. Untuk itu, kepolisian melakukan penelusuran melalui nomor rangka dan nomor mesin.
“Nomor polisinya banyak yang sudah diganti. Kami telusuri dari nomor rangka dan mesin, hingga akhirnya diketahui identitas pemilik,” jelasnya.
Hasil pendalaman menunjukkan bahwa pemilik kendaraan tidak hanya berasal dari Surabaya, tetapi juga dari luar daerah. Bahkan, terdapat kendaraan yang tercatat berasal dari Provinsi Banten.
Menurutnya, sistem bazar dipilih karena dinilai lebih efektif, mengingat banyak korban curanmor tidak mengingat nomor polisi kendaraannya. Nantinya, kepolisian akan mengumumkan daftar kendaraan beserta nama pemilik untuk memudahkan proses pengambilan.
Selain itu, Kapolrestabes menegaskan komitmen jajarannya dalam memberantas tindak pidana curanmor. Pihaknya memastikan akan terus melakukan penindakan terhadap para pelaku demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Curanmor akan terus kami lawan. Pelakunya akan kami kejar,” tegasnya. (Af)












