Gresik, Lidikmedia.com – Ketua Ormas MADAS DPAC Benjeng, Roy Putro Purnomo, mengunjungi lokasi ambruknya gedung di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, pada Minggu (5/10/2025). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung kondisi terkini pasca-runtuhnya bangunan yang menelan banyak korban jiwa.
Roy Putro Purnomo bersama sejumlah anggotanya tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB. Ia tampak prihatin melihat kondisi bangunan yang hancur serta mendengar laporan bahwa masih terdapat santri yang belum ditemukan.
Setelah meninjau reruntuhan, Roy menyempatkan diri mengunjungi posko penanggulangan bencana dan bertemu dengan keluarga santri yang menunggu kabar. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan duka cita mendalam dan memberikan dukungan moral kepada keluarga korban serta apresiasi kepada seluruh tim evakuasi yang bekerja tanpa henti.
Selain itu, Ketua MADAS DPAC Benjeng tersebut juga meninjau pusat data penanggulangan bencana dan dapur umum, untuk memastikan kebutuhan para korban dan relawan terpenuhi dengan baik.
Sementara itu, Badan SAR Nasional (Basarnas) melaporkan bahwa hingga Minggu malam, terdapat 36 santri meninggal dunia, 27 luka berat, 2 body part ditemukan, dan 1 santri selamat tanpa luka.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, menjelaskan bahwa dari total 140 santri yang menjadi korban, 102 di antaranya telah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan.
Proses evakuasi masih terus berlangsung hingga saat ini dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas, relawan, TNI-Polri, dan tenaga medis. Pihak berwenang terus berupaya maksimal untuk menemukan santri yang masih diduga terjebak di bawah reruntuhan.
(Kus/Isa)












