Mojokerto | Lidik Media – Kepala Desa Gunungan, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Sadi, S.Pd, menghadiri tradisi Sedekah Bumi yang digelar di Dusun Talun Sudo. Sabtu, (18/7/2026).
Di mana tradisi Desa Gunungan ini diwarnai dengan hiburan kesenian rakyat yakni Ludruk Karya Baru dari Mojokerto, yang mana pada paginya sebelum digelar hiburan kesenian ludruk ini, warga Dusun Talun Sudo ini berbondong-bondong ke Punden keramat Sentono dengan membawa tumpeng untuk melakukan do’a bersama untuk para leluhur atau sesepuh yang membabah Dusun Talun Sudo dimasa lalu.
Sementara itu Kepala Desa Gunungan Sadi saat menghadiri Sedekah Bumi Dusun Talun Sudo yang dihibur kesenian rakyat Ludruk Karya Baru Didampingi para Perangkat Desa Gunungan berkesempatan memberikan sambutan, yang mana dalam sambutannya, pria murah senyum ini mengatakan kalau tradisi Sedekah Bumi ini merupakan perwujudan rasa syukur atas nikmat dan karunia serta panen yang berlimpah yang diberikan oleh Allah SWT.
”Sedekah bumi ini diartikan sebagai sarana memanjatkan do’a, agar selalu diberi keselamatan dan dijauhkan dari bencana,” ucap Kades Sadi.
Kepala Desa Gunungan Sadi menjelaskan, bahwa Sedekah Bumi Dusun Talun Sudo inj memiliki keunikan dan kekhasan tersendiri, dalam penyelenggaraan sedekah bumi dan wajib ada. Ini salah satu ritual tahunan, yang pada intinya ungkapan rasa syukur terhadap hasil bumi,” ungkap Kades Sadi.
Sementara itu pada pagelaran Kesenian Rakyat Ludruk Karya Baru ini, tampak ribuan warga Desa Gunungan dan sekitarnya berbondong bondong menyaksikan hiburan rakyat kesenian Jawa yang paling disukai masyarakat yang ada di Jawa Timur ini. (Isa)












